stickersiam.com

Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubut: Uncategorized

» » Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubut

Screen Shot 2018-10-29 at 12.08.53 AM

Alat potong yang digunakan pada proses pembubutan ada beberapa macam, yaitu: pahat

bubut, bor senter, mata bor, kontersing, konterbor, rimer mesin, dan kartel. Berikut ini diuraikan

secara singkat untuk masing-masing jenis alat potong tersebut, penjelasan lebih detail dapat

Anda baca kembali pada modul pembelajaran mapel Teknik Pemesinan Bubut.

a. Pahat bubut

Pahat bubut merupakan salah satu alat potong yang paling banyak digunakan pada proses

pembubutan menggunakan mesin bubut. Pahat bubut sendiri memiliki berbagai macam jenis

sesuai dengan pengerjaan benda kerja yang sedang dilakukan. Sebagai contoh misalnya

pekerjaan pembubutan permukaan/facing, rata, bertingkat, alur, champer, tirus, memperbesar

lubang, ulir dan memotong. Berikut ini akan diuraikan berbagai jenis pahat bubut berdasarkan

klasifikasi penggunaan dan fungsinya dalam proses pembubutan. Sedangkan untuk memilih jenis

pahat bubut yang sesuai dengan jenis pekerjaan, antara lain:

 Jenis pahat bubut berdasarkan posisi penyayatan

Apabila dilihat berdasarkan posisi penyayatan pada proses pembubutan, maka pahat bubut

dapat diklasifikasi menjadi 2 yaitu: pahat bubut luar dan pahat bubut dalam. Pahat bubut luar

adalah jenis pahat bubut yang digunakan pada proses pembubutan pada bagian diameter

luar benda kerja. Sebagai contoh misalnya: proses facing, bubut rata bertingkat diameter luar,

pembubutan ulir luar (baut).

Pahat bubut dalam adalah jenis pahat bubut yang digunakan pada proses pembubutan pada

bagian diameter dalam benda kerja. Sebagai contoh misalnya: pembubutan rata bertingkat

diameter dalam, pembubutan ulir dalam (mur).

 Jenis pahat bubut berdasarkan keperluan pekerjaan

Apabila dilihat berdasarkan keperluan pekerjaan pada urutan proses pembubutan, maka

pahat bubut dapat diklasifikasi menjadi 2 yaitu: pahat bubut untuk keperluan roughing

(pengasaran) dan pahat bubut finishing (penyelesaian). Pahat bubut roughing adalah jenis

pahat bubut yang digunakan pada proses pembubutan untuk pengerjaan kasar. Pengerjaan

kasar yang dimaksud adalah apabila pahat harus melakukan penyayatan terhadap benda

kerja dalam waktu yang sesingkat mungkin dan hasil permukaan sayatan masih diabaikan.

Pahat bubut roughing sebaiknya konstruksinya dibuat kuat agar mampu melakukan

penyayatan dengan ketebalan maksimal.

Pahat bubut finishing digunakan pada proses pembubutan untuk pengerjaan halus.

Pengerjaan halus biasanya dilakukan pada langkah penyelesaian dimana kualitas permukaan

benda kerja dan ukuran menjadi prioritas utama. Sudut dan geometri pahat bubut finishing

harus dibuat sedemikian rupa agar dapat memperoleh permukaan benda kerja yang optimal.

 Jenis pahat bubut berdasarkan letak sisi potongnya

Apabila dilihat berdasarkan letak sisi potongnya, maka pahat bubut dapat diklasifikasi menjadi

2 yaitu: pahat bubut kanan dan pahat bubut kiri. Pahat bubut kanan adalah jenis pahat bubut

yang mempunyai mata potong dimana sisi potongnya menghadap ke kanan apabila pahat

mata potongnya dihadapkan ke arah kita. Penggunaan pahat bubut kanan adalah untuk

mengerjakan benda kerja dari arah kanan ke kiri, atau menuju ke arah kepala tetap/cekam.

Pahat bubut kanan dan kiri

Gambar 11. Pahat bubut kanan dan kiri

Pahat bubut kiri adalah jenis pahat bubut yang mempunyai mata potong dimana sisi

potongnya menghadap ke kiri apabila pahat mata potongnya dihadapkan ke arah kita.

Penggunaan pahat bubut kiri adalah untuk mengerjakan benda kerja dari arah kiri ke kanan,

atau menuju ke arah kepala lepas.

 Jenis pahat bubut berdasarkan bentuk dan fungsinya

Apabila dilihat berdasarkan bentuk dan fungsinya, maka pahat bubut dapat diklasifikasi

menjadi beberapa jenis. Gambar 12 menunjukkan penamaan pahat bubut berdasarkan

bentuk profil dan fungsinya, (dari kiri ke kanan) adalah: pahat sisi kanan, pahat pinggul/

champer kanan, pahat sisi/permukaan kanan, pahat sisi/permukaan kanan (lebih besar),

pahat ulir segitiga kanan, pahat alur, pahat alur segitiga(kanan kiri), pahat ulir segitiga kiri,

pahat sisi kiri, pahat pinggul kiri dan pahat alur lebar.

Jenis pahat berdasarkan bentuk dan fungsi

Gambar 12. Jenis pahat berdasarkan bentuk dan fungsi

b. Bor senter

Bor senter merupakan alat potong pada mesin bubut yang berfungsi untuk membuat lubang

senter pada ujung permukaan benda kerja. Jenis bor senter ada tiga yaitu: bor senter standar

(standar centre drill), bor senter dua mata sayat (safety type centre drill) dan mata sayat radius

(radius form centre drill). Bor senter standar memiliki sudut mata sayat pengarah sebesar 60º,

sehingga hasil lubang senter yang dibuat memilki sudut yang sama dengan sudut mata sayatnya.

Contoh bor senter dan cara pemasangannya ditunjukkan pada Gambar 13.

Senter bor dan pemasangannya di cekam bor pada kepala lepas

Gambar 13. Senter bor dan pemasangannya di cekam bor pada kepala lepas

c. Mata bor

Mata bor adalah salah satu alat potong pada mesin bubut yang berfungsi untuk membuat

lubang pada benda pejal. Dalam membuat diameter lubang bor dapat disesuaikan dengan

kebutuhan, yaitu tergantung dari diameter mata bor yang digunakan. Pengelompokan jenis

mata bor dapat digolongkan berdasarkan jenis tangkainya (lurus dan tirus) maupun besarnya

sudut spiral mata potongnya. Beberapa jenis mata bor ditunjukkan pada Gambar 14

Jenis mata bor

Gambar 14. Jenis mata bor

Pemasangan mata bor di cekam bor pada kepala lepas

Gambar 16. Pemasangan mata bor di cekam bor pada kepala lepas

d. Kontersing

Kontersing (Countersink) merupakan alat potong yang digunakan pada mesin bubut untuk

membuat champer pada ujung lubang. Jenis kontersing apabila dilihat dari tangkainya terbagi

menjadi dua yaitu, kontersing tangkai lurus dan kontersing tangkai tirus. Jumlah mata sayat

kontersing ada enam jenis yaitu: jumlah mata sayat satu, mata sayat dua, mata sayat tiga,

mata sayat empat, mata sayat lima dan mata sayat enam. Berdasarkan pilihan sudut mata

sayatnya, kontersing tersedia dalam enam pilihan, yaitu: sudut mata sayat 60º, 82º, 90º, 100º

dan 120º.

Kontersing dengan tangkai lurus dan tangkai tirus

Gambar 17. Kontersing dengan tangkai lurus dan tangkai tirus

e. Konterbor

Konterbor (counterbor) merupakan alat potong yang dapat digunakan pada mesin bubut yang

berfungsi untuk membuat lubang bertingkat. Hasil lubang bertingkat ini biasanya digunakan

sebagai dudukan kepala baut L. Konterbor tersedia dalam dua pilihan yaitu: konterbor tangkai

lurus dan konterbor tangkai tirus.

Konterbor dengan tangkai lurus dan tangkai tirus

Gambar 18. Konterbor dengan tangkai lurus dan tangkai tirus

f. Rimer mesin

Rimer mesin merupakan alat potong yang dapat digunakan pada mesin bubut untuk

memperhalus dan memperbesar lubang. Tingkat toleransi dan suaian rimer bersifat khusus

sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Proses rimer merupakan proses lanjutan dari

pengeboran pada benda kerja.

Pembuatan diameter lubang sebelum dirimer, untuk diameter sampai dengan 10 mm

dianjurkan diameternya dibuat lebih kecil dari diameter nominal rimer yaitu antara 0,15 ÷ 0,25

mm. Sedangkan untuk lubang diameter 10 mm keatas, dianjurkan diameternya dibuat lebih

kecil dari diameter nominal rimer yaitu antara 0,25 ÷ 0,60 mm. Tujuan dilakukan pengurangan

diamerter sebelum dirimer adalah, agar hasilnya lebih maksimal dan beban pada rimer tidak

terlalu berat sehingga memilki umur lebih panjang.

 

Gambar 19. Macam macam rimer mesin

Macam macam rimer mesin

Gambar 19. Macam macam rimer mesin

g. Kartel (knurling)

Kartel (knurling) merupakan alat potong yang dapat digunakan pada mesin bubut untuk

membuat alur-alur melingkar lurus atau silang pada bidang permukaan benda kerja. Tujuan

pengkartelan bagian luar adalah agar permukaan bidang tidak licin pada saat dipegang,

contohnya terdapat pada batang penarik, tangkai palu besi dan pemutar yang dipegang

dengan tangan. Bentuk/profil hasil pengkartelan ada tiga jenis yaitu: belah ketupat/ intan,

menyudut/silang dan lurus. Hasil pengkartelan tergantung dari bentuk gigi pisau kartel yang

digunakan.

Macam macam bentuk gigi kartel dan profil hasilnya

Gambar 20. Macam macam bentuk gigi kartel dan profil hasilnya

Screen Shot 2018-10-29 at 12.08.39 AM

Screen Shot 2018-10-29 at 12.08.30 AM

Screen Shot 2018-10-29 at 12.08.17 AM

Screen Shot 2018-10-29 at 12.08.23 AM

 

Gallery of Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubut

Uncategorized, Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.46 AM: Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubutUncategorized, Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.30 AM: Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubutUncategorized, Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.23 AM: Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubutUncategorized, Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.09 AM: Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubutUncategorized, Screen Shot 2018 10 29 At 12.07.53 AM: Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubutUncategorized, Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.17 AM: Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubutUncategorized, Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.39 AM: Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubutUncategorized, Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.53 AM: Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubutUncategorized, Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.01 AM: Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubut
90/100 by 25272 users

Related to Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubut

Screen Shot 2018 10 28 at 11.45.31 PMMengenal mesin bubut dan peralatannya

Mesin bubut adalah salah satu jenis mesin perkakas yang paling banyak digunakan, dikenal juga dengan sebutan lathe atau turning machine. Mesin bubut digunakan untuk membuat benda kerja yang berbentuk silindris, contohnya adalah poros, batang ulir atau benda kerja lain yang berbentuk silindris beraturan. Prinsip kerja dan jenis mesin bubut Prinsip kerja mesin bubut adalah perputaran […]

Bagian-bagian utama mesin bubut

Mesin bubut standar memiliki beberapa bagian utama yang mendukung kinerja yang perlu Anda ketahui, yaitu: kepala tetap, eretan, meja mesin dan kepala lepas. Untuk lebih jelasnya silahkan Anda baca lebih lanjut uraian berikut ini dan juga perhatikan Gambar 3. Namun selain itu, mesin bubut juga memiliki bagian-bagian lainnya, antara lain: Gambar 3. Bagian-bagian utama mesin […]

Peralatan bantu pemegang proses pembubutan

Selain bagian-bagian mesin bubut sebagaimana disebutkan di atas, proses pekerjaan dengan menggunakan mesin bubut memerlukan beberapa peralatan pendukung yang berupa untuk mendukung penggunaan alat potong dan mendukung pencekaman benda kerja. Peralatan pendukung untuk penggunaan alat potong diantaranya adalah berupa: toolpost standart, quick change tool post dan radius turner toolpost. Sedangkan untuk peralatan pendukung yang digunakan […]

Pengoperasian mesin bubut yang benar dan aman

Penggunaan mesin bubut harus dilakukan dengan prosedur yang benar agar dapar diperoleh hasil benda kerja sesuai gambar kerja dan proses pekerjaan berjalan aman dan selamat. Berikut ini beberapa langkah yang perlu Anda ketahui dan harus diperhatikan, yaitu:  Menyiapkan terlebih dahulu semua peralatan dan perlengkapan pendukung yang akan digunakan selama proses pembubutan.  Memeriksa secara […]

Peralatan Bantu Pendukung Benda Kerja pada mesin bubut

Selain peralatan pemegang, ada juga peralatan bantu pendukung dalam mesin bubut. Apa saja peralatan bantu pendukung itu? ini dia Cekam/chuck Cekam/chuck merupakan perlengkapan mesin bubut yang berfungsi untuk menjepit/mengikat benda kerja, pada umumnya berbentuk silindris yang dikerjakan pada proses pembubutan. Cekam ini harus mampu mencekam benda kerja dan memastikan bahwa putaran benda kerja benar-benar simetris […]

Categories

Recent Posts

Monthly Archives

Recent Gallery

About Us

Article Index : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Gallery Index : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

© 2005-2018 stickersiam.com. Reproduction without explicit permission is prohibited. All Rights Reserved. theme by docslide.