stickersiam.com

Month October 2018 Archive

» Browsing October 2018 Monthly Archive

 Peralatan bantu pemegang proses pembubutan

Selain bagian-bagian mesin bubut sebagaimana disebutkan di atas, proses pekerjaan

dengan menggunakan mesin bubut memerlukan beberapa peralatan pendukung yang berupa

untuk mendukung penggunaan alat potong dan mendukung pencekaman benda kerja. Peralatan

pendukung untuk penggunaan alat potong diantaranya adalah berupa: toolpost standart, quick

change tool post dan radius turner toolpost. Sedangkan untuk peralatan pendukung yang

digunakan untuk membantu pencekaman benda kerja agar aman adalah diantaranya:

Cekam/chuck, Senter, Mandrel, Collet, dan Penyangga (kacamata). Untuk lebih jelasnya Anda

dapat membaca penjelasan singkat berikut ini…

a. Peralatan Bantu Pemegang Alat Potong

Alat potong merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan dalam proses

pembubutan agar memperoleh hasil kualitas benda kerja yang optimal. Berikut ini adalah

beberapa alat pendukung yang digunakan untuk men-support alat potong khususnya yang

berupa pahat bubut…

Toolpost Standart

Toolpost Standart berfungsi sebagai rumah pahat atau tempat mengikat pahat bubut…

Toolpost pada umumnya dapat digerakan memutar baik searah jarum jam maupun berlawanan

jarum jam. Yang dimaksud dengan toolpost standart disini adalah pada saat mengatur ketinggian

ujung sisi sayat pahat bubut harus dengan memberikan plat pengganjal sampai dengan diperoleh

ketinggian sesuai tinggi center benda kerja tercapai. Selanjutnya pengencangan pahat bubut

pada rumah pahatnya dilakukan dengan mengencangkan baut-baut pengikat yang terdapat pada

bagian pemegang pahat. Selain digunakan untuk memegang pahat, toolspost ini juga dapat

digunakan untuk memegang alat potong lain misalnya pada saat pekerjaan mengkartel. Toolpost

standar sebagaimana dimaksud seperti ditunjukkan pada Gambar 4…

 Peralatan Bantu Pendukung Benda Kerja pada mesin bubut

Cekam independen 4 rahang

Gambar 8. Cekam independen 4 rahang

 Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubut

, Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.39 AM: , Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.30 AM: , Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.23 AM: , Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.17 AM: , Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.01 AM: , Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.09 AM:

Jenis pahat berdasarkan bentuk dan fungsi

Gambar 12. Jenis pahat berdasarkan bentuk dan fungsi

b. Bor senter

Bor senter merupakan alat potong pada mesin bubut yang berfungsi untuk membuat lubang

senter pada ujung permukaan benda kerja. Jenis bor senter ada tiga yaitu: bor senter standar

(standar centre drill), bor senter dua mata sayat (safety type centre drill) dan mata sayat radius

(radius form centre drill). Bor senter standar memiliki sudut mata sayat pengarah sebesar 60º,

sehingga hasil lubang senter yang dibuat memilki sudut yang sama dengan sudut mata sayatnya…

Contoh bor senter dan cara pemasangannya ditunjukkan pada Gambar 13…

 Pengoperasian mesin bubut yang benar dan aman

Penggunaan mesin bubut harus dilakukan dengan prosedur yang benar agar dapar

diperoleh hasil benda kerja sesuai gambar kerja dan proses pekerjaan berjalan aman dan

selamat. Berikut ini beberapa langkah yang perlu Anda ketahui dan harus diperhatikan, yaitu:

 Menyiapkan terlebih dahulu semua peralatan dan perlengkapan pendukung yang akan

digunakan selama proses pembubutan…

 Memeriksa secara umum kondisi mesin bubut yang akan digunakan (silahkan perhatikan

kembali materi perawatan mesin bubut)

 Menghidupkan mesin bubut dan mencoba terlebih dahulu putaran spindlenya…

 Memasang pahat dan mengatur supaya ujung sisi sayat pahat setinggi senter kepala lepas…

 Memasang benda kerja pada cekam yang tersedia dan memastikannya berputar sentris…

 Memasang senter putar pada kepala lepas (apabila diperlukan)

 Mengatur putaran benda kerja sesuai dengan perhitungan pada parameter pembubutan

(selengkapnya dapat Anda baca pada bagian parameter pemotongan)…

 Mendekatkan ujung sayat pahat ke ujung benda kerja dan mengatur posisi nol pada skala

nonius eretan yang akan digunakan…

 Melakukan penyayatan dengan kedalaman pemotongan sesuai dengan parameter

pembubutan yang benar…

 Memberikan cairan pendingin apabila diperlukan agar tidak terjadi over heat pada pahat

maupun benda kerja…

 Setelah proses penyayatan selesai, maka posisi pahat diatur terhadap benda kerja pada jarak

yang aman, kemudian mematikan putaran spindlenya…

 Melakukan proses pengukuran terhadap benda kerja tersebut…

 Apabila proses pembubutan sudah selesai dilakukan, maka lakukan perawatan berkala…

 Mengenal mesin bubut dan peralatannya

, Screen Shot 2018 10 28 At 11.45.31 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.45.42 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.45.00 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.44.46 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.44.36 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.45.07 PM:

Dimensi utama mesin bubut

Gambar 2. Dimensi utama mesin bubut

Jenis mesin bubut dapat dikelompokan berdasarkan beberapa kategori, yaitu: cara

pengoperasian, berdasarkan ukurannya dan berdasarkan fungsinya. Jenis mesin bubut

berdasarkan cara pengoperasian dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu mesin bubut CNC

(dioperasikan dengan bantuan kontrol komputer) dan mesin bubut manual (dioperasikan

sepenuhnya oleh operator)…

Jenis mesin bubut berdasarkan berdasarkan ukurannya digolongkan menjadi empat, yaitu:

mesin bubut bangku (panjang mesin tidak lebih dari 1.000 mm dan dapat diletakkan di atas meja

sehingga mudah dipindahkan sesuai dengan kebutuhan), mesin bubut sedang (panjang mesin

lebih dari 1.000 mm akan tetapi kurang dari 1.500 mm dan sudah dilengkapi dengan peralatan

pendukung, mesin bubut standar (mampu digunakan untuk membubut benda kerja dengan

diameter sampai 400 mm dan panjang sampai dengan 1.500 mm dan dilengkapi dengan perlatan

pendukung yang lebih lengkap) dan mesin bubut meja panjang (termasuk mesin bubut industri

yang mampu mengerjakan komponen yang panjang dan besar, panjang alas/meja mesin jenis

ini dapat mencapai 5 sampai 7 meter dan diameter benda kerja sampai dengan 2 meter)…

Jenis mesin bubut berdasarkan berdasarkan fungsinya dapat dgolongkan menjadi tujuh

jenis, yaitu: mesin bubut centre lathe, mesin bubut kepala (facing lathe), mesin bubut sabuk,

mesin bubut v ertical turning & boring milling, mesin bubut turret, mesin bubut turret sadel dan

mesin bubut turret vertikal…

 Bagian-bagian utama mesin bubut

Bagian-bagian utama mesin bubut

Gambar 3. Bagian-bagian utama mesin bubut

a. Kepala tetap (head stock)

Kepala tetap adalah bagian utama mesin bubut yang berfungsi untuk menyangga poros

utama yang merupakan penggerak spindel utama. Bagian ini terletak di sisi sebelah kiri mesin…

Pada spindel utama dipasang cekam yang berfungsi untuk menjepit benda kerja yang sedang

dikerjakan. Selain itu, pada kepala tetap ini adalah bagian yang berfungsi sebagai dudukan motor

penggerak dan susunan roda gigi transmisi yang digunakan untuk mengatur kecepatan putaran

benda kerja sesuai keperluan. Pengaturan kecepatan putaran dapat dilakukan dengan

menggunakan handle yang tersedia. Pengaturan untuk pembubutan ulir juga dapat diatur pada

handle yang tersedia pada bagian kepala tetap ini…

b. Kepala lepas (tail stock)

Kepala lepas merupakan center kedua pada mesin bubut terletak di sebelah kanan dan

dapat digeser sepanjang meja/alas mesin. Kepala lepas ini memiliki tinggi center yang sama

dengan center kepala tetap. Bagian ini berfungsi untuk tempat pemasangan center kepala lepas

yang digunakan sebagai penumpu ujung benda kerja, selain itu dapat digunakan sebagai

dudukan penjepit mata bor pada saat melakukan pengeboran. Selain digeser sepanjang alas

atau meja mesin, kepala lepas juga dapat digeser dalam arah melintang, yaitu pada saat proses

pembubutan benda kerja dengan bentuk konis/tirus…

c. Alas mesin (bed)

Bagian ini merupakan bagian yang berfungsi sebagai lintasan dan penyangga eretan

(support) dan kepala lepas. Selama proses pembubutan berlangsung pergerakan eretan maupun

kepala lepas akan melintas di atas meja/alas tersebut. Untuk memperoleh akurasi dan kelurusan

hasil pembubutan, salah satu hal yang dapat dilakukan adalah membuat meja/alas ini agar

memiliki permukaan yang rata, halus dan lurus. Meja mesin ini merupakan salah satu bagian

yang perlu mendapat perhatian lebih dalam perawatannya. Selalu dijaga pelumasannya agar

terhindar dari karat sehingga pergerakan eretan maupun kepala lepas dapat meluncur baik…

d. Eretan (Carriage/ Support)

Eretan berfungsi sebagai dudukan sekaligus penghantar alat potong/pahat agar dapat

bergerak sepanjang alas mesin baik bergerak dalam arah membujur maupun melintang. Kondisi

eretan ini mempengaruhi kualitas hasil pemotongan oleh pahat maupun akurasi ukuran benda

kerja. Akurasi ukuran hasil pembubutan dapat diperoleh dengan menggunakan skala nonius yang

terdapat pada setiap eretan. Eretan ini terdiri dari tiga jenis, yaitu:

 Eretan bawah yang berjalan membujur sepanjang alas mesin,

 Eretan lintang yang bergerak tegak lurus terhadap alas mesin, dan

 Eretan atas yang digunakan untuk menjepit pahat bubut, dan dapat diputar ke kanan

atau kekiri sesuai dengan sudut yang dikehendaki, saat mengerjakan benda tirus…

Categories

Recent Posts

Monthly Archives

Recent Gallery

About Us

Article Index : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Gallery Index : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

© 2005-2018 stickersiam.com. Reproduction without explicit permission is prohibited. All Rights Reserved. theme by docslide.