stickersiam.com

  Mengenal mesin bubut dan peralatannya

, Screen Shot 2018 10 28 At 11.45.31 PM:
, Screen Shot 2018 10 28 At 11.45.00 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.45.31 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.45.07 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.44.28 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.45.58 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.45.23 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.45.49 PM:

Prinsip kerja gerakan pemotongan pada mesin bubut Gambar 2.

Gambar 1. Prinsip kerja gerakan pemotongan pada mesin bubut

  Bagian-bagian utama mesin bubut

Mesin bubut standar memiliki beberapa bagian utama yang mendukung kinerja yang perlu

Anda ketahui, yaitu: kepala tetap, eretan, meja mesin dan kepala lepas. Untuk lebih jelasnya

silahkan Anda baca lebih lanjut uraian berikut ini dan juga perhatikan Gambar 3. Namun selain

itu, mesin bubut juga memiliki bagian-bagian lainnya, antara lain:

  Peralatan bantu pemegang proses pembubutan

Radius turner toolpost

  Pengoperasian mesin bubut yang benar dan aman

Penggunaan mesin bubut harus dilakukan dengan prosedur yang benar agar dapar

diperoleh hasil benda kerja sesuai gambar kerja dan proses pekerjaan berjalan aman dan

selamat. Berikut ini beberapa langkah yang perlu Anda ketahui dan harus diperhatikan, yaitu:

 Menyiapkan terlebih dahulu semua peralatan dan perlengkapan pendukung yang akan

digunakan selama proses pembubutan…

 Memeriksa secara umum kondisi mesin bubut yang akan digunakan (silahkan perhatikan

kembali materi perawatan mesin bubut)

 Menghidupkan mesin bubut dan mencoba terlebih dahulu putaran spindlenya…

 Memasang pahat dan mengatur supaya ujung sisi sayat pahat setinggi senter kepala lepas…

 Memasang benda kerja pada cekam yang tersedia dan memastikannya berputar sentris…

 Memasang senter putar pada kepala lepas (apabila diperlukan)

 Mengatur putaran benda kerja sesuai dengan perhitungan pada parameter pembubutan

(selengkapnya dapat Anda baca pada bagian parameter pemotongan)…

 Mendekatkan ujung sayat pahat ke ujung benda kerja dan mengatur posisi nol pada skala

nonius eretan yang akan digunakan…

 Melakukan penyayatan dengan kedalaman pemotongan sesuai dengan parameter

pembubutan yang benar…

 Memberikan cairan pendingin apabila diperlukan agar tidak terjadi over heat pada pahat

maupun benda kerja…

 Setelah proses penyayatan selesai, maka posisi pahat diatur terhadap benda kerja pada jarak

yang aman, kemudian mematikan putaran spindlenya…

 Melakukan proses pengukuran terhadap benda kerja tersebut…

 Apabila proses pembubutan sudah selesai dilakukan, maka lakukan perawatan berkala…

  Alat potong/pahat yang digunakan pada mesin bubut

, Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.30 AM:
, Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.09 AM: , Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.17 AM: , Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.53 AM: , Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.01 AM: , Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.23 AM: , Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.30 AM: , Screen Shot 2018 10 29 At 12.08.39 AM:

Alat potong yang digunakan pada proses pembubutan ada beberapa macam, yaitu: pahat

bubut, bor senter, mata bor, kontersing, konterbor, rimer mesin, dan kartel. Berikut ini diuraikan

secara singkat untuk masing-masing jenis alat potong tersebut, penjelasan lebih detail dapat

Anda baca kembali pada modul pembelajaran mapel Teknik Pemesinan Bubut…

a. Pahat bubut

Pahat bubut merupakan salah satu alat potong yang paling banyak digunakan pada proses

pembubutan menggunakan mesin bubut. Pahat bubut sendiri memiliki berbagai macam jenis

sesuai dengan pengerjaan benda kerja yang sedang dilakukan. Sebagai contoh misalnya

pekerjaan pembubutan permukaan/facing, rata, bertingkat, alur, champer, tirus, memperbesar

lubang, ulir dan memotong. Berikut ini akan diuraikan berbagai jenis pahat bubut berdasarkan

klasifikasi penggunaan dan fungsinya dalam proses pembubutan. Sedangkan untuk memilih jenis

pahat bubut yang sesuai dengan jenis pekerjaan, antara lain:

 Jenis pahat bubut berdasarkan posisi penyayatan

Apabila dilihat berdasarkan posisi penyayatan pada proses pembubutan, maka pahat bubut

dapat diklasifikasi menjadi 2 yaitu: pahat bubut luar dan pahat bubut dalam. Pahat bubut luar

adalah jenis pahat bubut yang digunakan pada proses pembubutan pada bagian diameter

luar benda kerja. Sebagai contoh misalnya: proses facing, bubut rata bertingkat diameter luar,

pembubutan ulir luar (baut)…

Pahat bubut dalam adalah jenis pahat bubut yang digunakan pada proses pembubutan pada

bagian diameter dalam benda kerja. Sebagai contoh misalnya: pembubutan rata bertingkat

diameter dalam, pembubutan ulir dalam (mur)…

 Jenis pahat bubut berdasarkan keperluan pekerjaan

Apabila dilihat berdasarkan keperluan pekerjaan pada urutan proses pembubutan, maka

pahat bubut dapat diklasifikasi menjadi 2 yaitu: pahat bubut untuk keperluan roughing

(pengasaran) dan pahat bubut finishing (penyelesaian). Pahat bubut roughing adalah jenis

pahat bubut yang digunakan pada proses pembubutan untuk pengerjaan kasar. Pengerjaan

kasar yang dimaksud adalah apabila pahat harus melakukan penyayatan terhadap benda

kerja dalam waktu yang sesingkat mungkin dan hasil permukaan sayatan masih diabaikan…

Pahat bubut roughing sebaiknya konstruksinya dibuat kuat agar mampu melakukan

penyayatan dengan ketebalan maksimal…

Pahat bubut finishing digunakan pada proses pembubutan untuk pengerjaan halus…

Pengerjaan halus biasanya dilakukan pada langkah penyelesaian dimana kualitas permukaan

benda kerja dan ukuran menjadi prioritas utama. Sudut dan geometri pahat bubut finishing

harus dibuat sedemikian rupa agar dapat memperoleh permukaan benda kerja yang optimal…

 Jenis pahat bubut berdasarkan letak sisi potongnya

Apabila dilihat berdasarkan letak sisi potongnya, maka pahat bubut dapat diklasifikasi menjadi

2 yaitu: pahat bubut kanan dan pahat bubut kiri. Pahat bubut kanan adalah jenis pahat bubut

yang mempunyai mata potong dimana sisi potongnya menghadap ke kanan apabila pahat

mata potongnya dihadapkan ke arah kita. Penggunaan pahat bubut kanan adalah untuk

mengerjakan benda kerja dari arah kanan ke kiri, atau menuju ke arah kepala tetap/cekam…

  Peralatan Bantu Pendukung Benda Kerja pada mesin bubut

Center mati, center jalan dan pemasangannya

Gambar 9. Center mati, center jalan dan pemasangannya

Monthly Archives

Recent Posts

Categories

Recent Gallery

About Us

Article Index : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Gallery Index : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

© 2005-2018 stickersiam.com. Reproduction without explicit permission is prohibited. All Rights Reserved. theme by docslide.